Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada Sabtu mengecam apa yang ia sebut sebagai kekejaman dan ketidakpantasan dari Presiden Donald Trump beserta para sekutu dari Partai Republik. Ia turun tangan dalam pertarungan pemilihan paruh waktu di Ohio untuk menggalang dukungan bagi para pemilih dari Partai Demokrat.
Kritik Tajam Terhadap Iklan Politik
Obama secara khusus menyoroti kandidat gubernur dari Partai Republik, Vivek Ramaswamy, yang bersikeras mempertahankan iklan kampanye yang menampilkan ibu kandung dari rival politiknya dari Partai Demokrat, Dr. Amy Acton. Trump serta Wakil Presiden JD Vance turut membela iklan tersebut, meskipun para pemimpin Partai Republik di Ohio, termasuk Gubernur Mike DeWine, telah mendesak agar iklan itu dicabut.
Dalam orasinya, Obama menyebut bahwa tidak ada batasan moral yang tidak akan dilanggar oleh Ramaswamy demi kepentingan politik. Ia mengingatkan bahwa Acton pernah menceritakan masa kecilnya yang penuh dengan penganiayaan, penelantaran, serta pengalaman hidup tanpa tempat tinggal. Menurut Obama, masyarakat semestinya bisa menuntut standar perilaku yang beradab dari para pejabat publik.
Berbicara di hadapan massa pendukung, Amy Acton menyatakan bahwa lawannya sengaja mengeksploitasi masa lalunya demi menyelamatkan kampanyenya yang dinilai tengah merosot. Acton menegaskan bahwa kesopanan tetap memegang peranan penting dan menuduh Ramaswamy sebagai sosok yang berbahaya bagi negara bagian Ohio. Iklan kontroversial itu sendiri menampilkan ibu kandung Acton, Donna Arthur, yang menyebut putrinya sebagai pembohong dan menyinggung masalah kesehatan mental.
Agenda Kampanye Lanjutan di Michigan dan Georgia
Pada usia 65 tahun, Obama masih menjadi figur penggerak utama bagi Partai Demokrat hampir satu dekade setelah meninggalkan Gedung Putih. Setelah dari Ohio, ia dijadwalkan langsung menuju Michigan untuk memberikan dukungan kepada Abdul El-Sayed, seorang mantan pejabat kesehatan masyarakat yang berupaya menyatukan basis pemilih Demokrat. Kunjungan Obama ke Detroit yang mayoritas penduduknya Kulit Hitam diharapkan mampu memperkuat perolehan suara El-Sayed.
Di samping itu, Obama dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam kampanye di Georgia pekan depan bersama Senator Jon Ossoff dan kandidat gubernur Keisha Lance Bottoms. Dalam pidatonya di Ohio, Obama juga menyindir Trump yang dianggap gagal menepati janji kampanye untuk menurunkan biaya hidup, dan justru sibuk merenovasi bagian dalam Gedung Putih. Obama mengingatkan para pemilih bahwa meskipun masa jabatan presiden masih tersisa dua tahun lagi, warga tetap memiliki kesempatan untuk menghentikan kinerja para sekutu Trump di tingkat legislatif maupun gubernur.
Sumber: US Top News and Analysis







