Boeing pernah mengembangkan sebuah kendaraan militer untuk Angkatan Laut Amerika Serikat yang dinamai Phantom Badger. Proyek yang dimulai pada 2013 bekerja sama dengan MSI Defense Solutions ini dirancang untuk membantu berbagai misi pasukan Marinir dan Angkatan Udara.
Fungsi dan Desain Modular
Phantom Badger dibuat untuk mendukung beragam tugas seperti evakuasi korban, misi pengintaian, serta pencarian dan penyelamatan. Fleksibilitas ini berasal dari bagian belakang kendaraan yang menggunakan sistem modular, sehingga fungsinya dapat diubah dengan cepat sesuai kebutuhan misi.
Selain itu, kendaraan tersebut dirancang agar muat diangkut menggunakan pesawat Bell-Boeing V-22 Osprey yang kerap dipakai militer. Meski demikian, nasib akhir kendaraan ini tidak terlalu jelas karena tidak terpilih untuk kontrak Komando Operasi Khusus Amerika Serikat dan tidak ada catatan produksi massal untuk dinas militer secara luas.
Performa dan Spesifikasi Teknis
Dari segi dapur pacu, Phantom Badger mengandalkan mesin turbocharged V6 multi-bahan bakar berkapasitas 3,0 liter yang mampu menghasilkan tenaga hingga 240 tenaga kuda dan torsi 420 pon-kaki. Kendaraan ini mencatat kecepatan maksimal mencapai 80 mil per jam di atas permukaan beraspal serta memiliki jangkauan hingga 450 mil dengan estimasi efisiensi bahan bakar 21 mil per galon.
Kendaraan ini sanggup menerobos genangan air sedalam tiga kaki berkat suspensi yang dapat diatur ketinggiannya dan ban berukuran 35 inci. Ukurannya tergolong lebih pendek dan lebih sempit daripada mobil Tesla Model S, serta memiliki radius putar sejauh 24 kaki dengan bobot seberat 7.850 pon dan kapasitas muatan maksimal 3.356 pon.
Kabin terbuka Phantom Badger sanggup menampung lima personel militer yang terbagi di bagian depan, tengah, dan belakang. Kendaraan taktis ini juga dilengkapi dudukan senjata yang dapat dipasangi senapan mesin 12,7 milimeter atau peluncur granat 40 milimeter, serta tambahan stasiun putar untuk senapan mesin hingga 7,62 milimeter di bagian lambung belakang.








