Otomotif

GM Patenkan Sistem Pengatur Suspensi dan Kemiringan Ban

GM Patenkan Sistem Pengatur Suspensi dan Kemiringan Ban

General Motors (GM) merancang teknologi baru yang dapat memprediksi dan mencegah kendaraan kehilangan daya cengkeram di jalan raya. Seperti dilaporkan CarScoops, produsen otomotif asal Amerika Serikat tersebut telah mengamankan paten untuk sistem yang mampu menyesuaikan suspensi dan sudut kemiringan ban secara otomatis sebelum mobil mengalami slip.

Mencegah Gejala Traction Steer

Paten bernomor US 12,780,181 B1 yang diterbitkan pada 3 November tersebut ditujukan untuk mengatasi fenomena yang disebut GM sebagai traction steer. Kondisi ini terjadi ketika terdapat perbedaan tingkat cengkeraman antara ban kiri dan kanan, sehingga menyebabkan kendaraan tertarik atau berbelok secara tidak terduga, terutama saat pengemudi melakukan akselerasi atau pengereman mendadak.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, sistem memanfaatkan kamera pemantau ke arah depan yang dipadukan dengan data peta digital guna mengidentifikasi kondisi permukaan jalan di hadapan kendaraan. Prediksi tersebut kemudian diverifikasi secara riil melalui sensor unit pengukuran inersia serta sensor gaya pada rak kemudi.

Penyesuaian Beban dan Sudut Kemiringan Ban

Jika sistem mendeteksi potensi kehilangan stabilitas, koreksi akan langsung dilakukan sebelum gejala traction steer timbul. GM berencana mengatur ulang distribusi bobot kendaraan dengan menaikkan atau menurunkan ketinggian suspensi pada sudut tertentu. Sebagai contoh, menaikkan suspensi bagian kiri akan memindahkan beban ke ban sebelah kanan untuk mengoptimalkan traksi.

Sistem ini juga mengintegrasikan teknologi steer-by-wire untuk melakukan koreksi kemudi mikro pada roda depan maupun belakang. Selain itu, fitur paling inovatif dari paten ini adalah penyesuaian sudut kemiringan ban atau active camber secara dinamis. Kemampuan mengubah camber secara langsung saat mobil melaju belum pernah diterapkan pada mobil produksi massal saat ini.

Pengaturan camber secara otomatis tidak hanya meningkatkan traksi pada mobil berkinerja tinggi saat melintasi tikungan atau jalan lurus, tetapi juga berpotensi memperpanjang usia pakai ban pada kendaraan harian. Meskipun paten ini telah resmi terdaftar, GM belum mengumumkan rencana produksi maupun model kendaraan spesifik yang bakal mengusung teknologi tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *