Daftar Isi
Perusahaan pengelola taman hiburan Six Flags menyatakan akan memasang sabuk pengaman pada wahana roller coaster di Georgia tempat seorang pengunjung terjatuh hingga tewas awal bulan ini. Perusahaan tersebut juga akan menerapkan peningkatan keamanan yang sama pada wahana-wahana lain dengan sistem penahan serupa.
Peningkatan Tindakan Pencegahan
Pengumuman mengenai pengamanan tambahan ini disampaikan kurang dari dua minggu setelah insiden yang merenggut nyawa Hassan Jihad Ibn Kariem (42) asal Atlanta. Korban terlempar dari tempat duduknya saat menaiki wahana roller coaster Goliath di Six Flags Over Georgia.
John Reilly selaku presiden dan CEO Six Flags Entertainment Corporation menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pihaknya memperkuat tindakan pencegahan keselamatan di taman-taman hiburan mereka. Langkah tersebut mencakup penambahan sabuk pengaman pada Goliath serta coaster lain yang memiliki sistem penahan serupa.
Hampir dua pekan setelah kejadian pada 12 Oktober tersebut, wahana Goliath masih ditutup sementara sementara para pejabat negara bagian dan lokal melakukan investigasi. Reilly tidak merinci secara spesifik wahana roller coaster lain milik Six Flags yang akan dipasangi sabuk pengaman tambahan.
Penutupan Sementara Sejumlah Wahana
Enam belas hari setelah insiden, Six Flags telah menutup sementara delapan roller coaster tambahan di lima taman hiburan berbeda di Amerika Serikat dan Kanada. Seluruh wahana yang ditutup tersebut menggunakan pabrikan yang sama serta sistem penahan yang mirip.
Pihak manajemen belum memberikan keterangan pasti mengenai jadwal pembukaan kembali kesembilan roller coaster yang saat ini tidak aktif. Reilly menambahkan bahwa Six Flags telah mengerahkan para insinyur dan pemeriksa independen untuk meninjau prosedur keselamatan di seluruh wahana taman hiburan mereka.
Hingga kini, para penyidik belum mengungkap penyebab pasti kegagalan pengaman pada roller coaster di Georgia tersebut. Sejumlah saksi mata melaporkan melihat korban sempat terangkat dari tempat duduknya dan jatuh kembali ke dalam gerbong secara kepala terlebih dahulu sebelum akhirnya terlempar keluar. Beberapa pengunjung yang menaiki Goliath sebelumnya pada hari yang sama juga mengungkapkan kekhawatiran terkait sistem penahan wahana tersebut.
Sistem Penahan dan Dampak Global
Kesembilan roller coaster Six Flags yang dihentikan operasionalnya diproduksi oleh perusahaan asal Swiss, Bolliger & Mabillard. Wahana-wahana ini menggunakan penahan berbentuk kerang yang terletak di bagian atas batang vertikal di antara lutut setiap penumpang, yang berfungsi mengunci bantalan pengaman di atas paha dan kaki bagian atas.
Berdasarkan paten Amerika Serikat yang diberikan kepada Bolliger & Mabillard untuk sistem penahan tersebut pada tahun 2001, desainnya dibuat agar setiap pengendara merasakan sensasi terbang di atas karpet terbang atau mengendalikan skuter terbang sambil tetap menjamin keamanan optimal.
Dampak dari kecelakaan di Georgia juga dirasakan oleh taman hiburan non-Six Flags, yaitu SeaWorld Orlando di Florida serta La Ronde di Montreal, Kanada. Kedua taman hiburan tersebut sempat menutup sementara masing-masing satu roller coaster yang menggunakan penahan jenis kerang.
SeaWorld telah membuka kembali wahana coaster Mako pada hari Selasa setelah ditutup selama sepekan. Sementara itu, Associated Press telah mengirimkan surat elektronik kepada SeaWorld untuk menanyakan rencana pemasangan sabuk pengaman atau peningkatan keselamatan lainnya, serta meminta pembaruan informasi kepada juru bicara La Ronde mengenai status wahana mereka yang masih ditutup.
Sumber: US Top News and Analysis






