Teknologi

Istilah Teknologi yang Tetap Eksis dan Mulai Ditinggalkan

Istilah Teknologi yang Tetap Eksis dan Mulai Ditinggalkan
Daftar Isi
  1. Kosakata Baru di Dunia Teknologi
  2. Lima Istilah Teknologi yang Tetap Bertahan
  3. Lima Istilah yang Mulai Tergeser

Perkembangan teknologi turut mengubah tren kosakata yang digunakan masyarakat sehari-hari. Berdasarkan daftar kata baru dan populer tahun 2026 yang dirilis kamus Collins asal Skotlandia, sejumlah istilah baru bermunculan seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan dan platform digital.

Kosakata Baru di Dunia Teknologi

Seperti dilaporkan CNET, beberapa istilah teknis baru kini mulai memasuki percakapan umum. Salah satunya adalah p(doom), yang merujuk pada tingkat probabilitas timbulnya bencana akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, muncul istilah mogging yang mengacu pada tindakan mengungguli seseorang, friendslop untuk menyebut gim video beranggaran rendah yang dimainkan bersama teman, serta ghost jobs yang mengindikasikan lowongan kerja tanpa ada niat nyata untuk merekrut karyawan.

Sebelumnya, Collins menetapkan vibe-coding sebagai Word of the Year 2025, yaitu metode instruksi berbasis percakapan untuk melatih model AI tanpa perlu mengetik kode pemrograman secara manual. Sementara itu, istilah enshittification terpilih sebagai Word of the Year 2023 oleh American Dialect Society untuk menggambarkan penurunan kualitas layanan atau produk digital yang dipicu oleh kejaran keuntungan finansial semata.

Lima Istilah Teknologi yang Tetap Bertahan

Di antara banyaknya kosakata baru yang lahir, sejumlah istilah terbukti mampu bertahan lama dan menjadi bagian permanen dari komunikasi masyarakat modern:

  • Selfie: Kata yang merujuk pada tindakan mengambil foto diri sendiri ini pertama kali diciptakan pada 2002 dalam forum obrolan internet di Australia, sebelum akhirnya populer secara global sejak 2013.
  • Content Creator: Istilah ini digunakan untuk menyebut individu yang membagikan informasi di platform teknologi serta membangun pengikut daring. Fenomena ini juga memicu istilah parasocial, yakni hubungan satu arah ketika penonton merasa memiliki ikatan emosional dengan kreator yang sebenarnya tidak mengenal mereka.
  • Podcast: Oxford Dictionary menetapkannya sebagai Word of the Year pada 2005. Istilah hasil gabungan kata iPod dan broadcast ini mengacu pada siaran digital yang dapat diakses secara on-demand. Meskipun perangkat pemutar iPod resmi dihentikan produksinya pada 2022, kata podcast tetap relevan hingga kini.
  • WFH (Work From Home): Tren bekerja dari rumah menggunakan komputer mengalami peningkatan drastis selama dan setelah pandemi COVID-19 pada 2020. Data survei US Bureau of Labor Statistics pada 2022 mencatat setidaknya 23 persen warga Amerika Serikat bekerja secara jarak jauh.
  • Unfriend: Dipopulerkan oleh Facebook hingga menjadi Word of the Year 2009 versi New Oxford American Dictionary. Istilah yang mengacu pada tindakan mengakhiri pertemanan ini sebenarnya telah ada sejak abad ke-17 sebelum kembali populer di era media sosial.

Lima Istilah yang Mulai Tergeser

Sebaliknya, ada pula istilah-istilah teknologi yang perlahan memudar dari penggunaan sehari-hari seiring pergeseran tren dan pembaruan sistem operasi:

  • Metaverse: Pada 2021, Mark Zuckerberg mengalokasikan investasi sekitar 80 miliar dolar AS untuk mempromosikan proyek realitas virtual melalui aplikasi Horizon Worlds. Lima tahun berselang, perhatian publik bergeser dan investasi besar dialihkan ke pengembangan kecerdasan buatan.
  • NFT (Non-Fungible Token): Sertifikat kepemilikan aset digital ini sempat menjadi perbincangan hangat, bahkan mantan Presiden AS Donald Trump pernah meluncurkan koleksi NFT miliknya. Namun, setelah lonjakan harga dan penurunan nilai pasarnya, istilah ini perlahan menghilang dari perhatian publik.
  • World Wide Web: Istilah formal untuk mengacu pada jaringan informasi global ini kini hampir sepenuhnya digantikan oleh kata yang lebih sederhana, yaitu “internet”.
  • Defrag: Istilah defragmentasi dahulu kerap digunakan pengguna sistem operasi Windows saat merapikan struktur data di hard drive demi meningkatkan performa komputer. Pada sistem penyimpanan modern, proses ini tak lagi perlu dilakukan secara manual oleh pengguna.
  • Emoticon: Emotikon secara teknis dibuat menggunakan kombinasi karakter papan ketik standar yang dibaca secara miring. Saat ini, pengguna internet lebih terbiasa menggunakan emoji yang berbentuk visual grafis langsung.

Pergeseran kosakata ini memperlihatkan bagaimana bahasa terus beradaptasi secara cepat seiring lahirnya inovasi dan usangnya teknologi lama.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *