Otomotif

Tesla Hentikan Produksi Cybertruck pada 2027

Tesla Hentikan Produksi Cybertruck pada 2027

Chief Executive Officer (CEO) Tesla Elon Musk mengumumkan penghentian produksi Cybertruck melalui unggahan di media sosial X pada Kamis malam. Manufaktur pikap listrik berbentuk sudut tajam tersebut akan mulai dikurangi di pabrik Gigafactory Texas pada pertengahan tahun depan dan dihentikan sepenuhnya pada 2027 demi dialihkan untuk mendukung kapasitas produksi robotaksi otonom Cybercab.

Penjualan Rendah dan Kendala Operasional Cybertruck

Angka penjualan Cybertruck dinilai berada jauh di bawah target awal Musk maupun kapasitas pabrik yang telah dibangun. Dalam laporan keuangannya, Tesla tidak merinci hasil penjualan truk listrik ini dan memasukkannya ke dalam kategori “Model Lainnya”. Sejumlah pakar memperkirakan total penjualan Cybertruck di jalanan Amerika Serikat hanya mencapai sekitar 10 persen dari target Musk, meski pabrik di Texas dirancang memiliki kapasitas manufaktur hingga 125.000 unit per tahun. Hal ini membuat banyak persediaan Cybertruck tidak terpakual di area pabrik. Perusahaan milik Musk lainnya, SpaceX, tercatat membeli Cybertruck senilai 131 juta dolar AS pada tahun lalu.

Tesla pertama kali memperkenalkan pikap listrik berdesain futuristik ini pada 2019, sebelum akhirnya memulai pengiriman perdana pada 2023 setelah mengalami serangkaian penundaan. Saat resmi dipasarkan, harga awal Cybertruck membengkak menjadi 60.990 dolar AS dari target awal sebesar 40.000 dolar AS. Sepanjang masa edarnya, Cybertruck dihadapkan pada masalah keandalan, beberapa kali penarikan kembali (recall), serta isu keselamatan bagi penggunanya.

Alih Fokus ke Robotaksi dan Robot Humanoid

Penghentian Cybertruck memberi ruang bagi peningkatan produksi Cybercab, kendaraan kemudi otonom tanpa roda kemudi yang diperkenalkan pada 2024. Tesla berencana memproduksi Cybercab secara massal di Texas tahun depan dengan target harga jual di bawah 30.000 dolar AS. Perusahaan mulai menyediakan uji coba layanan Cybercab di wilayah terbatas di Austin pada awal September, yang kemudian langsung memicu penyelidikan dari otoritas keselamatan federal Amerika Serikat.

Keputusan ini melengkapi langkah Tesla yang sebelumnya menghentikan produksi sedan Model S dan SUV Model X pada Januari 2026. Lini produksi kedua model tersebut di pabrik Fremont, California, dialihkan untuk pembuatan robot humanoid Optimus. Penghentian ini menyisakan Model 3 dan Model Y sebagai lini kendaraan konsumen utama Tesla, sebelum peluncuran Tesla Roadster yang dijadwalkan pada 2028.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *