Daftar Isi
Kontrak berjangka S&P 500 tidak banyak mengalami perubahan pada Senin malam seiring langkah investor mencermati laporan keuangan triwulanan Apple serta menantikan pelaksanaan pemilu sela di Amerika Serikat. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 24 poin, kontrak berjangka S&P 500 bertambah 0,1 persen, dan kontrak berjangka Nasdaq-100 meningkat 0,3 persen.
Pergerakan Saham Apple dan Pasar Asia
Saham Apple mengalami penurunan 2 persen dalam perdagangan setelah jam kerja menyusul proyeksi marjin yang mengecewakan serta angka penjualan iPad pada kuartal keempat fiskal yang gagal memenuhi estimasi para analis di Wall Street. Di kawasan Asia, pasar bergerak bervariasi pada Selasa, di mana Kospi Korea Selatan mengikuti pelemahan saham teknologi yang terjadi di Wall Street.
Indeks acuan tersebut terkoreksi 3,28 persen pada perdagangan awal dengan saham unggulan Samsung Electronics merosot 4,37 persen. Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia masih bertahan di zona positif dengan kenaikan 0,22 persen. Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0,16 persen pada perdagangan awal berkat kenaikan di sektor akademik dan pendidikan yang mampu mengimbangi pelemahan di sektor energi. Sementara itu, indeks CSI 300 di Tiongkok daratan melemah 0,84 persen akibat tekanan dari saham-saham sektor teknologi dan energi. Pasar di Jepang sendiri ditutup karena libur nasional.
Sesi Perdagangan AS dan Rencana Aksi Korporasi
Pada sesi reguler di Amerika Serikat sebelumnya, indeks komposit Nasdaq yang sarat teknologi terkoreksi 1,07 persen dan S&P 500 turun 0,51 persen akibat investor yang terus melanjutkan rotasi keluar dari saham-saham teknologi. Di sisi lain, indeks Dow mencatatkan kenaikan sekitar 214 poin atau 0,41 persen.
Saham Marvell Technology merosot sekitar 12 persen, sementara Lumentum jatuh 18 persen setelah Marvell mengumumkan rencana akuisisi Lumentum senilai 115 miliar dolar AS. Saham Oracle turut mengalami penurunan 8 persen usai perusahaan menyampaikan rencana penjualan saham biasa senilai 10 miliar dolar AS dan obligasi senilai 10 miliar dolar AS guna mendanai pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan miliknya.
Fokus Pemilu Sela dan Prospek Pasar
Menjelang hari Selasa, para investor mengalihkan perhatian mereka pada pelaksanaan pemilu sela di mana para pelaku pasar prediksi melihat probabilitas hampir 75 persen bagi Partai Demokrat untuk menguasai Senat. Menurut catatan JPMorgan, kemenangan sapu bersih di DPR dan Senat oleh Partai Demokrat berpotensi memicu aksi jual pada saham-saham yang berbasis kecerdasan buatan.
Meskipun Presiden Donald Trump berada di Gedung Putih, kemenangan Partai Demokrat di DPR ataupun Senat tetap dapat memengaruhi jalannya penyelidikan serta pengawasan di Washington, yang merupakan faktor kunci bagi industri seperti pertahanan, kecerdasan buatan, dan kesehatan.
Menurut Ryan Detrick, kontributor CNBC dan kepala strategi pasar di Carson Group, pasar mungkin akan menemukan sedikit ketenangan setelah pemilu tersebut usai. Dirinya menuturkan kepada CNBC bahwa terdapat kecemasan menjelang pemilu, namun situasi akan jauh lebih lega dan pasar cenderung menunjukkan performa yang cukup baik setelahnya.
Namun demikian, kemenangan sapu bersih mutlak oleh salah satu partai dapat mengguncang pergerakan saham. Ryan Detrick menjelaskan bahwa pasar cenderung kurang menyukai kemenangan gelombang merah atau gelombang biru yang terlalu besar karena pengeluaran dan kekuasaan yang terpusat terlalu banyak pada satu pihak.
Agenda Korporasi dan Data Ekonomi
Hari Selasa akan menjadi hari yang sibuk bagi para investor dengan deretan rilis laporan laba perusahaan. Pfizer, Shopify, Eaton, serta Marathon Petroleum dijadwalkan mengumumkan hasil kinerja keuangan mereka sebelum pasar dibuka, yang kemudian disusul oleh Advanced Micro Devices dan Super Micro Computer pada sore harinya.
Dari sektor ekonomi, para pelaku pasar sedang menantikan rilis data survei pembukaan lapangan kerja dan perputaran tenaga kerja atau Job Openings and Labor Turnover Survey untuk bulan September, serta data pesanan pabrik.
Sumber: US Top News and Analysis







