Arsenal harus kembali mengingat tahun 2012 sebagai terakhir kalinya mereka meraih kemenangan di Anfield saat bersiap menghadapi Liverpool pada akhir pekan ini. Di bawah asuhan manajer Mikel Arteta, The Gunners datang bertamu dengan harapan memutus rekor buruk tersebut, namun mereka harus menghadapi skuad Liverpool yang mulai menemukan ritme permainan bersama Andoni Iraola.
Menghidupkan Kembali Kekuatan Anfield
Sejak menelan satu-satunya kekalahan musim ini dari Manchester City pada 11 Oktober, Liverpool menyapu bersih lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Rentetan hasil positif ini mencakup kemenangan atas Villarreal, Brighton di Liga Inggris, serta Chelsea melalui adu penalti di ajang Piala Liga.
Andoni Iraola menyatakan bahwa atmosfer kandang memberikan keuntungan besar bagi timnya. Menurut Iraola, atmosfer yang mampu diciptakan di stadion tersebut sangat spesial dibandingkan tempat lain.
Peningkatan performa juga terlihat dari para pemain baru seperti Alexander Isak, Bradley Barcola, dan Florian Wirtz, serta penampilan Cody Gakpo dan Alexis Mac Allister yang lebih baik dari musim lalu. Di lini belakang, Ronald Araujo dan Jeremy Jacquet tampil konsisten, sementara pelatih asal Spanyol tersebut juga memberikan kepercayaan kepada pemain muda seperti Rio Ngumoha, Trey Nyoni, Lewis Koumas, dan James McConnell.
Rotasi pemain menjadi aspek penting dalam adaptasi Iraola menangani tim yang bermain dua kali dalam seminggu. Liverpool tercatat melakukan tiga atau lebih perubahan dalam susunan pemain utama dalam sembilan pertandingan berturut-turut.
Iraola menjelaskan bahwa sebagai mantan pemain, dirinya memahami kelelahan fisik saat harus kembali larut malam setelah bertanding. Saat ini, tugas kepelatihan lebih berfokus pada analisis video bersama staf serta mengambil keputusan yang tepat dalam hal pemulihan fisik pemain.
Peningkatan Intensitas Permainan
Dalam hal taktik, Iraola berpandangan bahwa penguasaan bola bukanlah segalanya, melainkan bagaimana tim mampu menciptakan peluang yang lebih baik. Pendekatan ini terlihat saat Liverpool mengalahkan Brighton dengan penguasaan bola yang minim namun tampil lebih efektif melalui umpan-umpan jauh.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengungkapkan bahwa elemen utama yang berubah di bawah kepelatihan saat ini adalah tingkat intensitas serta keberanian dalam mengambil risiko di lapangan. Van Dijk menyebutkan bahwa timnya kini menerapkan pressing tinggi untuk merebut bola di area pertahanan lawan, meski pendekatan tersebut juga menghadirkan risiko kerentanan yang terus diperbaiki dalam sesi latihan.
Iraola menegaskan bahwa timnya masih harus mencapai level permainan yang lebih tinggi lagi menyusul sesi latihan yang berlangsung lebih lama jelang pertandingan melawan Arsenal. Kemenangan pada laga akhir pekan ini akan membawa Liverpool mendekati posisi Arsenal dengan selisih tiga poin di klasemen sementara Liga Inggris.
Sumber: BBC News








