Otomotif

Tips Berkendara Saat Hujan Menghadapi Super El Nino

Tips Berkendara Saat Hujan Menghadapi Super El Nino
Daftar Isi
  1. Tetap di Rumah Jika Kondisi Terlalu Berbahaya
  2. Hindari Berkendara di Awal Badai
  3. Berikan Waktu Perjalanan Ekstra
  4. Perawatan Kaca Depan dan Visibilitas
  5. Aturan Penggunaan Lampu Lampu Hazard dan Kontrol Kecepatan

Fenomena cuaca Super El Nino yang disebabkan oleh suhu air lebih hangat dari rata-rata di Samudra Pasifik membawa kondisi super basah di berbagai wilayah selatan. Jalopnik mengumpulkan sejumlah tips berkendara terbaik dari para pembaca untuk menghadapi kondisi jalanan yang basah dan berbahaya.

Tetap di Rumah Jika Kondisi Terlalu Berbahaya

Saran utama dalam menghadapi cuaca ekstrem adalah menghindari perjalanan jika memungkinkan. ODDseth menyarankan agar tidak membahayakan diri sendiri, orang lain, serta para petugas penyelamat yang harus bertugas ketika terjadi masalah di jalan.

Hindari Berkendara di Awal Badai

Menurut Xavier96, khususnya di kota-kota kering seperti Los Angeles, San Diego, Phoenix, dan Las Vegas, pengendara sebaiknya tidak mengemudi pada bagian awal badai. Residu minyak yang menumpuk di atas aspal cenderung mengapung secara bersamaan dan merusak daya cengkeram ban di jalan basah.

Berikan Waktu Perjalanan Ekstra

Pengendara disarankan untuk berangkat lebih awal, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Nomoto mengingatkan pengendara untuk selalu waspada seolah-olah semua pengguna jalan lain dapat membahayakan keselamatan.

Perawatan Kaca Depan dan Visibilitas

WeryPert1 merekomendasikan penggunaan produk pelindung kaca seperti Rain-X untuk meningkatkan pandangan saat hujan. Selain itu, Old_SLAAB_Guy menambahkan agar tidak menerobos genangan air jika marka jalan tidak terlihat, memastikan kondisi bilah wiper dalam keadaan baik, serta menyalakan lampu utama kendaraan.

Aturan Penggunaan Lampu Lampu Hazard dan Kontrol Kecepatan

Old_SLAAB_Guy juga mengingatkan agar pengendara tidak menggunakan lampu hazard empat arah saat mobil sedang bergerak karena dapat membuat pengemudi lain salah memperkirakan jarak dan mengira kendaraan sedang berhenti. Sementara itu, Frosteeman menyarankan untuk tidak menggunakan *cruise control* guna mencegah hilangnya traksi ban saat berpindah lajur di jalan tol.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *