Dua klub raksasa Glasgow, Celtic dan Rangers, dipastikan harus menggelar pertandingan kandang berikutnya di Scottish Cup tanpa kehadiran penonton. Keputusan tersebut berlaku setelah banding yang diajukan kedua klub resmi ditolak oleh majelis banding Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) pada Senin.
Selain larangan menghadirkan pendukung di stadion, Celtic dan Rangers diwajibkan membayar denda sebesar £100.000 kepada tim tamu pada pertandingan kandang mereka di kompetisi piala domestik tersebut. Meski demikian, majelis hakim membatalkan sanksi penangguhan larangan penonton yang semula direncanakan jika terjadi pelanggaran lanjutan.
Kritik Celtic dan Latar Belakang Sanksi
Pihak Celtic melayangkan kritik keras atas keputusan tersebut dan menyebut sanksi yang dijatuhkan sebagai “hukuman yang berlebihan dan tidak proporsional”. Manajemen Celtic juga mengklaim adanya “kesetaraan palsu” dalam penanganan tindakan suporter mereka yang masuk ke lapangan “pada momen emosi dan perayaan” jika dibandingkan dengan perilaku pendukung Rangers.
Celtic menambahkan bahwa mereka tidak memiliki tanggung jawab atas pengaturan keamanan di Stadion Ibrox, sehingga tidak seharusnya menerima hukuman yang sama seperti Rangers. Di sisi lain, pihak Rangers belum memberikan komentar resmi terkait keputusan penolakan banding ini.
Rentetan Kerusuhan dan Evaluasi Independen
Sanksi penutupan stadion ini pertama kali diumumkan pada akhir Agustus lalu, menyusul kerusuhan yang terjadi pada akhir laga perempat final Scottish Cup musim lalu di Ibrox, yang dimenangi Celtic melalui adu penalti. Dalam insiden tersebut, oknum suporter melempar kembang api serta benda berbahaya lainnya hingga menyebabkan petugas kepolisian mengalami luka-luka, dengan 43 penangkapan telah dilakukan hingga 25 Agustus.
Hasil peninjauan independen yang dirilis pada Juli dan dipimpin oleh Mark Blackbourne menyimpulkan bahwa insiden tersebut “sangat nyaris menjadi bentrokan massal yang brutal”. Laporan itu mengidentifikasi kelalaian kedua klub sekaligus mengkritik SFA karena tidak mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap kekacauan penonton. Sebagai langkah antisipasi tambahan, kesepakatan telah dicapai pada September untuk tidak menghadirkan suporter tandang dalam seluruh laga derby Old Firm di kompetisi SPFL musim ini.
Sumber: BBC Sport







