Perkembangan kecerdasan buatan membuat seorang profesor matematika di University of California, Berkeley, menyatakan tidak melihat adanya kegunaan dalam menilai pekerjaan rumah mahasiswanya.
Keputusan Profesor Matematika
Audrey Baime melaporkan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan mendorong sang pengajar mengambil langkah tersebut dalam menangani tugas-tugas mahasiswa di lingkungan kampus.
Hingga saat ini, pihak universitas dan departemen terkait masih terus memantau perkembangan dampak teknologi terhadap metode pengajaran dan sistem penilaian akademik.
Sumber: Hacker News: Front Page






