Otomotif

Pria Kanada Rusak Corvette, Klaim Jadi Karyawan Diler

Pria Kanada Rusak Corvette, Klaim Jadi Karyawan Diler

Seorang pria asal Kanada harus menanggung akibat hukum setelah merusak mobil Chevrolet Corvette C8 saat melakukan uji kendara. Pria bernama Kirby Sewell tersebut berargumen bahwa dirinya secara hukum berstatus sebagai karyawan diler otomotif dan asuransi seharusnya menanggung kerusakan tersebut.

Kronologi Kecelakaan Uji Kendara

Berdasarkan laporan CarScoops, peristiwa ini bermula pada tahun 2024 ketika Sewell memesan sebuah unit baru Corvette Stingray dari diler Gardner Chevrolet-Buick-GMC di British Columbia. Ketika sedang melaksanakan uji kendara, ia sempat berhenti di sebuah area perhentian truk Flying J untuk mengambil foto.

Selepas berhenti untuk memotret, ia menabrak sebuah pembatas beton yang mengakibatkan kerusakan pada sisi penumpang kendaraan tersebut. Selepas kejadian tersebut, Sewell memutuskan untuk membatalkan pembelian mobil sport itu dan menolak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, yang kemudian memicu diler melayangkan gugatan ke pengadilan.

Putusan Hakim dan Banding

Majelis hakim memenangkan pihak diler dan memerintahkan Sewell untuk membayar ganti rugi sebesar 17.182 dolar Kanada atau sekitar Rp195 juta kepada pihak diler, dengan menyatakan bahwa Undang-Undang Kendaraan Bermotor tidak dimaksudkan untuk melindungi pengemudi yang lalai dari kelalaian mereka sendiri. Sewell sempat mengajukan banding, tetapi pengadilan banding menolak dan menegaskan bahwa pemahaman hukum yang diutarakan Sewell sangat bertentangan dengan akal sehat.

Seperti dilansir CarScoops, pihak diler terpaksa mengeluarkan biaya sekitar 7.000 dolar Kanada untuk memperbaiki kerusakan bodi mobil dan harus menjual kendaraan tersebut dengan harga diskon menjadi 82.000 dolar Kanada. Bukti foto yang diambil sendiri oleh Sewell di lokasi kejadian diputar dalam persidangan tahun 2025 dan memperlihatkan bahwa sebenarnya terdapat ruang yang cukup luas untuk memajukan kendaraan secara aman tanpa harus menabrak pembatas.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *