Teknologi

Tips Merawat Baterai AirTag Apple agar Lebih Awet

Tips Merawat Baterai AirTag Apple agar Lebih Awet

Perangkat pelacak AirTag dari Apple mengandalkan baterai sel koin standar yang diklaim mampu bertahan selama lebih dari satu tahun. Namun, dalam penggunaannya, baterai tersebut bisa habis lebih cepat tergantung pada cara pemakaian sehari-hari.

Jenis Baterai dan Cara Menggantinya

Setiap AirTag menggunakan baterai sel koin CR2032 yang merupakan baterai lithium 3V yang biasa dipakai pada kunci mobil dan jam tangan. Baterai ini sangat mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang relatif terjangkau.

Saat membeli perangkat baru, baterai sudah terpasang di dalamnya. Mengganti baterai AirTag tergolong sangat mudah dengan cara menekan dan memutar penutup baja di bagian bawah hingga terlepas, lalu memasukkan baterai baru dengan sisi positif menghadap ke atas.

Berdasarkan estimasi perusahaan, pengguna dapat memakai satu baterai selama setahun atau lebih sebelum habis total. Kapasitas baterai dapat dipantau melalui aplikasi Find My pada perangkat Apple dengan melihat ikon baterai berwarna oranye yang menandakan baterai sudah saatnya diganti.

Tips Agar Baterai AirTag Lebih Tahan Lama

Perangkat ini tidak dilengkapi tombol daya karena terus-menerus memancarkan lokasinya melalui perangkat Apple terdekat. Sering memicu suara alarm, menggunakan fitur Precision Finding secara berlebihan, serta terlalu sering membuka aplikasi Find My dapat menguras daya lebih cepat.

Penggunaan baterai berkualitas tinggi juga memengaruhi keawetan perangkat, di mana perusahaan menyarankan penggunaan baterai bermerek seperti Duracell. Selain itu, suhu ekstrem dapat memengaruhi performa baterai, sehingga pengguna disarankan untuk menghindari penyimpanan AirTag di tempat yang terlalu panas atau dingin.

AirTag yang berada dalam kondisi bergerak terus-menerus juga cenderung lebih cepat kehabisan daya karena selalu mengirimkan sinyal lokasinya. Pelacakan yang terus aktif membuat baterai pada benda yang sering berpindah tempat akan lebih cepat habis dibandingkan benda yang jarang bergerak.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *