Teknologi

Terobosan Layar OLED dengan Elektroda Klorinasi Efisiensi Tinggi

Para peneliti mengembangkan elektroda transparan berbasis *tin-doped indium oxide* (ITO) yang mengalami klorinasi dengan fungsi kerja mencapai lebih dari 6,1 elektron volt. Inovasi ini dirancang untuk mengatasi hambatan aliran muatan dalam komponen dioda pemancar cahaya organik atau OLED.

Mekanisme dan Pencapaian Efisiensi Tinggi

Dalam teknologi OLED konvensional, tumpukan lapisan organik majemuk diperlukan agar arus listrik dapat mengalir dari elektroda transparan yang memiliki fungsi kerja rendah sekitar 4,7 elektron volt menuju tingkat energi aktif material organik yang lebih dalam yakni sekitar 6 elektron volt. Melalui metode klorinasi pada elektroda ITO, tingkat energi yang dihasilkan kini cocok secara langsung dengan material pemancar cahaya dalam perangkat OLED mutakhir.

Para peneliti membuktikan bahwa pendekatan ini memungkinkan pembuatan OLED hijau yang sangat disederhanakan. Perangkat tersebut mencatat efisiensi kuantum eksternal maksimum sebesar 54 persen serta efisiensi daya mencapai 230 lumen per watt ketika menggunakan teknik peningkatan ekstraksi cahaya.

Selain itu, pengujian menunjukkan efisiensi kuantum eksternal bertahan di angka 50 persen dengan efisiensi daya sebesar 110 lumen per watt pada tingkat kecerahan 10.000 candela per meter persegi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *