Dunia

Perang Online Warnai Pemilu Israel dengan Bot dan Deepfake

Perang Online Warnai Pemilu Israel dengan Bot dan Deepfake
Daftar Isi
  1. Penyalahgunaan Bot dan Video Deepfake
  2. Aplikasi Pemilih dan Masalah Privasi
  3. Sentimen dan Polarisasi Politik

Jajak pendapat menunjukkan blok yang terkait dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan kubu oposisi berada dalam persaingan ketat menjelang pemilihan umum. Upaya untuk mengerahkan pendukung, memenangkan pemilih, dan menyerang lawan kini merambah ke ranah digital melalui iklan media sosial serta video manipulasi kecerdasan buatan.

Penyalahgunaan Bot dan Video Deepfake

Menurut laporan harian liberal Israel Haaretz, puluhan bot online yang awalnya dibuat untuk merongrong pemerintah Iran dialihkan fungsinya untuk menyebarkan propaganda kampanye yang mendukung Netanyahu beserta partainya, Likud. Bot-bot tersebut juga memperingatkan para pemilih mengenai ancaman yang ditimbulkan oleh tokoh oposisi Gadi Eisenkot dan mantan Perdana Menteri Naftali Bennett. Kedua kubu saling meluncurkan video buatan kecerdasan buatan dan deepfake di platform X, termasuk video yang menampilkan Netanyahu menghadapi dugaan kegagalannya sebelum serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023.

Mauricio Lapchik selaku direktur kampanye berbahasa Ibrani Daftar Gabungan yang didominasi Arab menyatakan bahwa penggunaan teknologi tersebut semakin memperketat medan persaingan yang tidak adil. Ia menyebutkan bahwa pihak Likud memiliki anggaran dan sumber daya teknologi yang jauh lebih besar. Meskipun demikian, pihaknya meyakini bahwa pesan yang mereka sampaikan jauh lebih penting daripada teknologi buatan di balik kubu lawan.

Aplikasi Pemilih dan Masalah Privasi

Pihak Likud sebelumnya berencana menggunakan aplikasi pelacak tingkat partisipasi pemilih bernama Elector, namun dibatasi oleh Komite Pemilihan Pusat karena masalah privasi. Sebagai gantinya, mereka menggunakan aplikasi baru bernama Victory 26 yang memungkinkan para aktivis Likud memantau wilayah dengan tingkat partisipasi terendah dan mencatat secara manual warga yang sudah memberikan suara untuk menargetkan mereka yang belum memilih. Aplikasi ini dinilai dapat memegang peran krusial dalam pemilu yang sangat bergantung pada tingkat kehadiran pemilih.

Sebastian Ben Daniel, seorang peneliti doktoral di bidang algoritme, komputabilitas, dan kecerdasan buatan, mengatakan bahwa program-program semacam itu masih sangat mendasar jika dibandingkan dengan kemampuan militer Israel saat ini. Masalah privasi menjadi kekhawatiran utama bagi warga negara Palestina di Israel yang mencakup sekitar 20 persen populasi, mengingat aktivitas politik mereka sudah sangat diawasi.

Sentimen dan Polarisasi Politik

Kampanye hitam menggunakan kecerdasan buatan juga memicu kemarahan publik ketika Menteri Keuangan Bezalel Smotrich merilis video yang menampilkan presiden Mahkamah Agung, seorang hakim, dan jaksa agung diseret secara paksa dari sebuah unjuk rasa anti-pemerintah. Di sisi lain, Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir menggunakan video kecerdasan buatan yang menggambarkan warga Gaza sebagai keledai untuk mendiskreditkan warga Palestina.

Roi Zur, seorang dosen di Universitas Essex sekaligus spesialis perilaku memilih dan strategi pemilu, menjelaskan kepada Al Jazeera bahwa kampanye online tersebut berlangsung sangat keras dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, algoritme, dan manajemen data untuk memperkuat polarisasi afektif. Menurutnya, polarisasi afektif menargetkan kelompok pinggiran yang berniat memilih partai oposisi guna menarik mereka kembali ke kelompok asal mereka.

Kehadiran pemilih di kota-kota sekuler besar seperti Tel Aviv atau Haifa biasanya hanya berkisar antara 60 persen saja. Sebaliknya, tingkat partisipasi di kota-kota dengan populasi Haredi atau ultra-Ortodoks yang besar seperti Yerusalem dan Bnei Brak mencapai 80 hingga 85 persen, sehingga sebagian besar kampanye ditujukan untuk menggerakkan massa agar datang ke tempat pemungutan suara.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *