Jaksa penuntut umum menyatakan bahwa enam perempuan yang menuduh Russell Brand maju untuk memberikan kesaksian dengan tekad menyampaikan kebenaran tanpa mengharapkan popularitas maupun keuntungan. Dalam persidangan di Southwark crown court, para korban disebut merasa dihantui oleh pengalaman masa lalu mereka setelah menyadari bahwa mereka tidak sendirian.
Keterangan Jaksa di Pengadilan
Jaksa penuntut umum, Riel Karmy-Jones KC, menjelaskan kepada para juri bahwa keenam perempuan tersebut tidak saling mengenal dan tidak didorong oleh pemberitaan media untuk mengajukan laporan ke kepolisian. Karmy-Jones menolak anggapan bahwa film dokumenter Dispatches tahun 2023 memengaruhi pikiran para saksi untuk merekayasa atau mengubah ingatan mereka mengenai sang komedian.
Russell Brand, 51, menghadapi tujuh dakwaan yang mencakup pemerkosaan dan penyerangan seksual terhadap enam perempuan dalam rentang waktu sepuluh tahun mulai dari 1999. Brand dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Menurut Karmy-Jones, para saksi pelapor memiliki ingatan yang jelas dan menceritakan pola perilaku yang serupa dari terdakwa. Enam perempuan tersebut tidak mencari publisitas, tidak terlibat dalam pembuatan dokumenter, dan tidak menuntut kompensasi finansial.
Karmy-Jones menambahkan bahwa perilaku Brand berubah drastis sebelum melakukan penyerangan, dari sosok yang ramah menjadi menakutkan dan kasar. Terdakwa disebut mengabaikan penolakan para korban dan terus melanjutkan perbuatannya hingga mencapai tujuannya.
Pola Perilaku dan Tanggapan Pembela
Jaksa juga menuding Brand melakukan tindakan manipulasi psikologis dengan meminta nomor telepon atau alamat email para korban setelah dugaan penyerangan terjadi. Bagi terdakwa, perempuan dipandang sebagai komoditas sekali pakai yang tidak perlu diketahui namanya.
Persidangan turut mendengarkan keterangan dari saksi termuda yang merupakan seorang penggemar berusia awal 20-an saat kejadian. Perempuan tersebut menuduh Brand melakukan pemerkosaan anal di rumahnya di London pada 2009 setelah mereka bertemu di Hammersmith Apollo.
Hakim Mr Justice Bennathan sebelumnya telah menyampaikan arahan hukum kepada para juri mengenai argumen-argumen yang saling bersaing untuk mereka pertimbangkan. Brand didakwa atas tiga tuduhan pemerkosaan dan tiga tuduhan penyerangan seksual, sementara satu tuduhan pelecehan senonoh diubah menjadi percobaan pelecehan senonoh.
Pengacara pembela Russell Brand, Ian Winter KC, dijadwalkan menyampaikan pidato penutupnya pada hari Senin.
Persidangan kasus tersebut masih terus berlanjut.
Sumber: World news | The Guardian








