Sebuah diler Chevrolet di Arkansas, Amerika Serikat, George Nunnally Chevrolet, menjadi sorotan setelah memasang harga tambahan yang sangat tinggi untuk sebuah unit Chevrolet Corvette ZR1X. Diler tersebut menerapkan kenaikan harga atau markup sebesar 400.000 dolar AS (sekitar Rp6,2 miliar) untuk mobil sport berperforma tinggi tersebut.
Detail Harga dan Penjelasan Diler
Chevrolet Corvette ZR1X sendiri memiliki harga dasar mulai dari 212.195 dolar AS. Unit yang dijual oleh diler tersebut merupakan varian Convertible dengan paket 3LZ dan interior Jet Black, yang memiliki harga resmi atau MSRP sebesar 296.445 dolar AS. Dengan tambahan markup sebesar 400.000 dolar AS, total harga yang harus dibayar konsumen mencapai 696.445 dolar AS.
Dalam stiker jendela kendaraan, pihak diler menyebut biaya tambahan tersebut sebagai “Exclusive Market Value Adjustment”. Mereka juga memberikan label “Tier-1 Production Allocation, Extreme Exclusivity, and Hypercar Demand Premium” sebagai pembenaran atas kenaikan harga tersebut. Pihak diler mengklaim bahwa mobil ini diproduksi dalam jumlah terbatas di Bowling Green Assembly dan penyesuaian harga mencerminkan permintaan pasar yang nyata.
Perbandingan dengan Supercar Lain
Meskipun Corvette ZR1X memiliki performa yang mengesankan, banyak pihak mempertanyakan nilai jualnya pada harga hampir 700.000 dolar AS. Dengan anggaran sebesar itu, konsumen di Amerika Serikat sebenarnya bisa mendapatkan supercar dari merek ternama seperti Lamborghini Revuelto yang dibanderol mulai dari 600.000 dolar AS, atau Ferrari 849 Testarossa yang dimulai dari kisaran 565.000 dolar AS.
Laporan dari CarScoops mencatat bahwa meskipun permintaan terhadap Corvette ZR1X memang tinggi, mobil ini bukanlah edisi khusus yang produksinya dibatasi secara ketat oleh pihak pabrikan. Saat ini, unit tersebut tidak lagi terlihat dalam daftar inventaris di situs web resmi George Nunnally Chevrolet.
Di sisi lain, masa depan model ini sebagai varian tertinggi Corvette masih menjadi tanda tanya. Tahun lalu, kepala insinyur Corvette, Tony Roma, menyatakan bahwa ZR1X bukanlah akhir dari pengembangan seri tersebut, yang memicu spekulasi bahwa Chevrolet mungkin akan merilis model yang lebih tinggi di masa depan dengan konfigurasi mesin V8 6,7 liter dan sistem penggerak semua roda (AWD) hibrida.








