Sport

Kemenangan atas Chelsea Beri Harapan Kebangkitan Tottenham

Kemenangan atas Chelsea Beri Harapan Kebangkitan Tottenham

Kemenangan 2-0 atas Chelsea pada hari Sabtu membawa Tottenham Hotspur naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Primer. Hasil positif ini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan skuad asuhan Roberto de Zerbi setelah melalui periode yang sulit dalam dua musim terakhir.

Pertemuan Terbuka yang Mengubah Tim

Kemenangan di Stamford Bridge tersebut menjadi kali kedua Tottenham berhasil meraih kemenangan beruntun di liga dalam 42 pertandingan terakhir. Penampilan gemilang dari James Maddison dan Mathys Tel menjadi motor utama kemenangan yang diraih dengan penguasaan bola mencapai 68 persen, catatan tertinggi sejak April 2025.

Gol pembuka tercipta setelah kiper Chelsea, Mike Penders, melakukan gol bunuh diri, sementara Cole Palmer harus di kartu merah akibat dua kartu kuning. Pelatih Tottenham, Roberto de Zerbi, mengungkapkan bahwa sebuah pertemuan besar sebelum menghadapi Manchester United menjadi titik balik bagi skuadnya.

“Tujuh poin setelah Manchester. Sebelum Manchester kami berbicara banyak, kami mempunyai pertemuan besar,” ujar De Zerbi seperti dilaporkan BBC Sport. “Kami melepas topeng dan berbicara dengan jujur dan jelas di depan diri kami sendiri. Dari momen itu, saya pikir sesuatu mulai berubah di dalam diri kami.”

Eks penjaga gawang Chelsea, Rob Green, menilai kepada BBC Radio 5 Live bahwa pertandingan tersebut berjalan bagaikan mimpi bagi Tottenham yang tampil terkontrol dan nyaman menguasai bola. Mantan bek Arsenal, Martin Keown, juga menyebut penampilan tersebut sebagai pernyataan besar dengan kontribusi lini tengah yang sangat baik.

Kontribusi Pemain Baru dan Kembalinya Pilar Utama

De Zerbi yang ditunjuk menukangi Tottenham pada akhir Maret 2026 mendapati klub dalam situasi krisis sebelum akhirnya melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer musim panas senilai lebih dari 300 juta poundsterling. Sejumlah rekrutan anyar mulai menunjukkan adaptasi yang baik, termasuk Jan Paul van Hecke, Matheus Fernandes, dan Sandro Tonali.

Mathys Tel yang didatangkan dari Bayern Muenchen pada Juni 2025 menjadi penentu kemenangan lewat aksi individu dan tendangan mendatar. Pemain depan asal Prancis berusia 21 tahun itu menyatakan kepada Sky Sports bahwa timnya menunjukkan mentalitas yang hebat untuk meraih kemenangan yang sudah lama tidak didapatkan di kandang Chelsea.

“Ini sangat spesial karena kami telah datang ke Chelsea berkali-kali dan tidak mendapatkan kemenangan. Kami menunjukkan mentalitas yang hebat hari ini dan kami harus menikmati kemenangan ini,” kata Tel.

Di sisi lain, kembalinya James Maddison dari cedera lutut panjang memberikan dampak besar, meski ia harus ditarik keluar pada babak kedua akibat masalah pada bagian pangkal paha. De Zerbi berharap cedera tersebut tidak parah karena kehadiran Maddison sangat dibutuhkan oleh tim yang kini mencatatkan tiga pertandingan tanpa kekalahan.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *