Pembalap Mercedes Kimi Antonelli berhasil mengamankan posisi terdepan atau pole position untuk Grand Prix Amerika Serikat pada pekan penentuan gelar juara dunia pertamanya. Pembalap asal Italia berusia 20 tahun itu mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli rival-rivalnya dalam sesi kualifikasi di Austin.
Persaingan Ketat di Sesi Kualifikasi
Antonelli mencatatkan waktu terbaik untuk mengalahkan pembalap Red Bull Max Verstappen dengan selisih 0,179 detik. Rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, menduduki posisi ketiga, diikuti oleh duo Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di urutan berikutnya. Keberhasilan ini sempat mengejutkan tim Mercedes mengingat Ferrari sebelumnya menguasai seluruh sesi latihan bebas dan Verstappen tampil sangat kuat pada bagian kedua kualifikasi. “Saya tidak menduganya,” ujar insinyur Antonelli, Peter Bonnington, seperti dilaporkan BBC Sport, sembari menekankan bahwa catatan waktu putaran pertama anak asuhnya pada kualifikasi pamungkas sudah cukup untuk mengamankan posisi terdepan.
Antonelli meluapkan kegembiraannya saat meraih posisi pole pertama sejak Grand Prix Belgia pada bulan Juli lalu. “Itu terasa enak untuk bisa kembali,” kata Antonelli. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa balapan utama tidak akan berjalan mudah karena Verstappen tampil sangat kencang dan Isack Hadjar menunjukkan performa luar biasa. Verstappen sendiri mengakui kendala keseimbangan dan kurangnya cengkeraman ban pada sesi ketiga, namun ia tetap menerima hasil posisi kedua tersebut.
Peluang Juara Dunia dan Hasil Pembalap Lain
Antonelli berpeluang besar mencetak sejarah pada hari Minggu jika berhasil memenangi balapan di Austin, dengan catatan Lewis Hamilton finis di bawah peringkat keempat dan George Russell di bawah peringkat kedelapan. Hamilton sendiri akan memulai balapan dari posisi kelima, sementara Russell berada di urutan keenam setelah melakukan beberapa kesalahan di kualifikasi ketiga. Russell menyatakan bahwa posisi tiga besar sebenarnya berada dalam jangkauannya jika tidak kehilangan kecepatan di akhir sesi.
Sementara itu, Ferrari gagal mempertahankan kecepatan terbaik mereka di sesi akhir akibat kesulitan menyesuaikan suhu dan jendela kerja ban saat lintasan mulai mendingin. Leclerc berada di posisi keempat, terpaut 0,232 detik dari catatan waktu tercepat dan unggul tipis atas Hamilton. Di kubu McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris masing-masing menempati posisi ketujuh dan kedelapan, di mana catatan waktu terbaik Norris harus dihapus karena melanggar batas lintasan.
Pembalap Racing Bulls Arvid Lindblad dan Liam Lawson mengamankan posisi kesembilan dan kesepuluh, meski Lindblad harus menerima penalti turun lima posisi akibat penggunaan komponen mesin yang melebihi batas. Di sisi lain, Aston Martin merasakan peningkatan performa yang menyenangkan melalui Fernando Alonso yang lolos di urutan ke-14 dan akan naik ke posisi ke-12 setelah akumulasi penalti grid bagi beberapa pembalap lain.
Sumber: BBC Sport







