Aturan lama yang menyebutkan bahwa ban kendaraan harus diganti setelah berusia lima tahun kembali menjadi perhatian para pemilik kendaraan. Meskipun teknologi manufaktur ban telah berkembang untuk meningkatkan daya tahan, pemeriksaan rutin secara ketat tetap sangat dianjurkan begitu ban melewati batas usia lima tahun guna mencegah risiko kecelakaan akibat ban pecah.
Proses Penuaan Karet dan Pentingnya Memeriksa Kode Produksi
Usia ban dapat diketahui dengan mudah melalui empat digit kode produksi yang tertera pada dinding samping ban, yang menunjukkan minggu dan tahun pembuatannya. Namun, seperti dilaporkan CarScoops, ban yang dijual sebagai ban baru di toko belum tentu baru saja keluar dari pabrik. Konsumen disarankan untuk memilih ban dengan tanggal produksi paling segar saat melakukan pembelian.
Sebagai contoh, dalam konteks pembelian pada tahun 2026, ban yang ideal adalah yang diproduksi dalam rentang tiga bulan terakhir, seperti bulan Juli hingga September. Membeli ban buatan akhir tahun 2025 berarti usia pakai ban tersebut sudah berkurang satu tahun sebelum dipasang di kendaraan. Penjual kerap berupaya melepas stok lama ini dengan cepat, sehingga pembeli berhak meminta potongan harga jika memilih ban dengan tahun produksi yang lebih lama.
Penurunan kualitas ban terjadi karena material karet mengalami degradasi termo-oksidatif seiring berjalannya waktu. Proses ini terjadi ketika paparan oksigen secara perlahan merusak senyawa karet ban. Kerusakan dimulai dari retakan mikroskopis yang lambat laun membesar hingga terlihat oleh mata telanjang pada dinding samping ban. Jika retakan fisik pada dinding ban sudah terlihat, ban tersebut harus segera diganti karena berpotensi meletus saat digunakan.
Faktor Pemicu Kerusakan dan Rekomendasi Pabrikan
Proses penuaan ban dapat berlangsung lebih cepat akibat beberapa faktor lingkungan dan penggunaan. Iklim yang panas, permukaan jalan yang sangat panas, serta tekanan angin yang kurang dari standar dapat meningkatkan suhu ban saat berputar dan mempercepat kerusakan. Selain itu, paparan sinar ultraviolet (UV), ozon, dan lingkungan bergaram—baik di wilayah pesisir maupun jalan yang diberi garam pencair es—juga mempercepat penuan karet ban. Ban cadangan yang disimpan di dalam bagasi maupun yang terpasang di bawah bodi mobil juga tetap mengalami penurunan kualitas meskipun jarang digunakan.
Produsen ban seperti Michelin menyarankan agar ban yang telah berusia lima tahun diperiksa oleh teknisi profesional setidaknya sekali dalam setahun. Memasuki rentang usia enam hingga delapan tahun, tingkat risiko dinilai meningkat sehingga pemeriksaan perlu dilakukan minimal dua kali dalam setahun. Pabrikan sangat merekomendasikan penggantian ban pada usia 8 hingga 10 tahun, dan mewajibkan penggantian total jika usia ban telah mencapai 10 tahun.
Dalam prosedur pemeriksaan profesional, teknisi akan memfokuskan pengecekan pada area dinding samping yang menopang bobot kendaraan, area telapak ban dari retakan atau kerusakan akibat benda asing, bagian bahu ban, hingga bagian dalam ban. Bagi pengemudi yang menempuh jarak sekitar 15.000 mil per tahun, kedalaman tapak ban biasanya akan aus dan mencapai batas hukum sebelum ban berusia lima tahun. Aturan usia lima tahun ini pada praktiknya lebih berdampak pada kendaraan yang jarang dipakai atau hanya menempuh jarak 5.000 mil atau kurang dalam setahun.








