Senator Chris Murphy telah keluar dari rumah sakit setelah mengalami stroke dan diperkirakan akan absen dari pemungutan suara selama beberapa minggu ke depan untuk menjalani proses rehabilitasi.
Diagnosis dan Proses Pemulihan
Dr. Jose Suarez selaku Kepala Perawatan Kritis Neurosains di The Johns Hopkins Hospital menyatakan dalam rilis kantor Murphy bahwa sang senator mengalami stroke hemoragik kecil. Pihaknya melihat kemajuan yang luar biasa dan memproyeksikan Murphy dapat pulih sepenuhnya usai rehabilitasi dengan tingkat kemajuan saat ini.
Murphy telah dirawat di rumah sakit sejak mengalami serangan stroke ketika menghadiri pertandingan hoki putranya. Ia menceritakan bahwa dirinya merasakan keanehan pada tubuhnya pada Sabtu sore lalu sehingga memutuskan untuk menghubungi layanan darurat 9-1-1 dan bersyukur telah mengambil tindakan tersebut. Pemeriksaan medis menunjukkan adanya pendarahan kecil di bagian talamus otaknya.
Aktivitas Politik dan Pesan Senator
Murphy menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai dukungan yang diberikan kepada keluarganya selama beberapa hari terakhir. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai pengalaman yang menakutkan sekaligus memohon penghormatan privasi dari publik.
Di tengah masa pemulihannya, Murphy tetap berkomunikasi dengan tim serta rekan kerjanya secara jarak jauh. Stafnya dipastikan terus melanjutkan prioritas legislatif, melayani konstituen, serta memastikan operasional kantor berjalan tanpa hambatan.
Serangan stroke tersebut terjadi tiga hari menjelang perolehan suara luar biasa dari para kandidat Partai Demokrat yang berhasil memenangi kursi mayoritas di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat dari kendali Partai Republik mulai Januari mendatang. Murphy sendiri tidak mengikuti pemilihan ulang pada tahun ini dan sebelumnya telah berkeliling berkampanye untuk kandidat Demokrat di berbagai wilayah seperti Michigan, Minnesota, serta Florida sebelum jadwal kampanyenya di New Hampshire dibatalkan.
Sumber: US Top News and Analysis








