Produsen kacamata Gentle Monster dan Warby Parker mengumumkan rencana peluncuran kacamata pintar yang mengusung sistem operasi Android XR milik Google. Perangkat yang dirancang tanpa layar dan berfokus pada audio tersebut dijadwalkan membuka masa pra-pemesanan pada 12 November sebelum resmi diluncurkan pada Desember mendatang.
Kolaborasi dengan Produsen Kacamata Fesyen
Seperti dilaporkan Engadget, Gentle Monster mengonfirmasi bahwa pra-pemesanan versi kacamata pintar Android XR besutannya akan dibuka pada 12 November melalui situs resminya, disusul peluncuran resmi pada bulan Desember. Tanggal pra-pemesanan ini senada dengan informasi yang sempat tidak sengaja dibagikan oleh Warby Parker. Kedua merek fesyen kacamata tersebut, bersama dengan Samsung, merupakan mitra resmi Google dalam mengembangkan proyek kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan.
Google sendiri hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran maupun pra-pemesanan perangkat tersebut. Proyek kacamata pintar ini disiapkan untuk bersaing dengan kacamata pintar buatan Meta sekaligus menjadi penerus dari konsep Google Glass.
Promosi Sinematik dan Fitur Android XR
Menandai pengumuman tersebut, Gentle Monster merilis cuplikan film pendek yang disutradarai oleh Jonathan Glazer, sutradara di balik film Under the Skin dan The Zone of Interest. Film pendek bernuansa eksperimental tersebut dibintangi oleh Joaquin Phoenix, aktor yang sebelumnya membintangi film Her. Versi penuh dari film promosi tersebut rencananya dirilis pada pertengahan November.
Sistem operasi Android XR buatan Google dirancang untuk mendukung berbagai perangkat realitas terpadu, mulai dari pengalaman mixed reality pada Samsung Galaxy XR hingga augmented reality pada Xreal Aura. Pada produk kacamata Gentle Monster dan Warby Parker, sistem operasi ini hadir dalam versi tanpa tampilan visual pada lensa dan mengandalkan kendali suara, tetapi tetap memberikan akses penuh ke kecerdasan buatan Gemini.
Melalui kemitraan dengan merek kacamata populer, Google berupaya mengemas teknologi canggih ke dalam produk gaya hidup guna menggaet minat konsumen. Keberhasilan strategi ini akan segera teruji saat kacamata pintar kategori “Intelligent Eyewear” tersebut resmi masuk ke pasaran.







