Sport

Liverpool Tumbang di Istanbul, Kuyt Bawa Fenerbahce Menang

Liverpool Tumbang di Istanbul, Kuyt Bawa Fenerbahce Menang
Daftar Isi
  1. Sejarah Buruk bagi Liverpool
  2. Petaka Bola Mati dan Kegagalan Pertahanan
  3. Komentar Dirk Kuyt Usai Laga

Liverpool harus menelan kekalahan pahit 2-3 dari Fenerbahce dalam pertandingan Liga Champions di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul. Sempat memimpin dua kali, tim besutan Andoni Iraola justru kebobolan pada menit-menit akhir akibat rangkaian kesalahan dari situasi bola mati.

Sejarah Buruk bagi Liverpool

Kekalahan ini mencatatkan rekor buruk bagi Liverpool di kompetisi Eropa. Menurut BBC Sport, hasil ini merupakan momen pertama kalinya Liverpool unggul paling lambat dalam sebuah pertandingan besar Eropa namun akhirnya berbalik kalah. Pelatih Andoni Iraola menyebut gol-gol yang bersarang di gawang timnya sebagai gol yang murah dan berantakan.

Trey Nyoni sempat membawa tim tamu memimpin lebih dulu pada babak pertama lewat gol remaja tersebut, sebelum Mason Greenwood menyamakan kedudukan empat menit berselang melalui tendangan bebas yang membentur Jeremy Jacquet. Pada menit ke-69, Alexander Isak kembali membawa Liverpool unggul lewat sundulan kepala dan membuat tim tamu berada di jalur kemenangan.

Petaka Bola Mati dan Kegagalan Pertahanan

Namun, keunggulan tersebut musnah di hadapan pendukung tuan rumah yang memenuhi stadion. Seluruh tiga gol Fenerbahce tercipta dari situasi bola mati. Setelah gol Greenwood di babak pertama, blunder lini belakang Liverpool berujung pada gol penyeimbang kedua yang dicetak oleh Archie Brown setelah umpan kepala Cody Gakpo justru mengarah ke gawang Alisson pada menit ke-73.

Enam menit berselang, pertahanan Liverpool kembali gagal menghalau bola lambung kiriman Brown. Vedat Muriqi sukses memenangi duel udara menghadapi tiga pemain belakang berjersey merah dan menanduk bola melewati Alisson untuk memastikan kemenangan dramatis tuan rumah.

Iraola menjelaskan bahwa situasi di dalam stadion yang sangat bising membuat komunikasi antar-pemain menjadi hampir mustahil. Ia mengaku frustrasi karena timnya gagal mengamankan kemenangan di tempat yang sulit setelah sempat mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan.

Komentar Dirk Kuyt Usai Laga

Kemenangan mengejutkan ini dipersembahkan oleh pelatih interim Fenerbahce, Dirk Kuyt, yang merupakan mantan penyerang Liverpool. Kuyt mengungkapkan bahwa dirinya memotivasi para pemain Fenerbahce untuk meniru mentalitas pantang menyerah yang pernah ia saksikan saat berseragam Liverpool.

“Kami saling mengingatkan untuk tetap bersama dan bersatu. Itu adalah sesuatu yang saya pelajari dari Liverpool, yang kami hadapi,” ujar Kuyt kepada BBC Sport. “Kami menciptakan keajaiban malam ini – tidak banyak yang memperkirakan kami bisa menang.”

Kuyt, yang akan segera menyerahkan posisi pelatih kepala kepada Emre Belozoglu, memuji penampilan gemilang Archie Brown yang berkontribusi satu gol dan satu assist. Hasil ini memberikan kebanggaan tersendiri bagi klub Turki tersebut setelah catatan kurang memuaskan di liga domestik musim ini.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *