Daftar Isi
Seorang pengelola blog teknis baru-baru ini menyelesaikan dua karya fiksi novella berukuran panjang yang masing-masing mencapai sekitar 15.000 dan 40.000 kata. Meskipun dulunya menganggap kegiatan menulis sebagai hal yang membółangkan, ia berhasil merampungkan cerita kedua dalam kurun waktu sepuluh hari setelah membaca sekitar 30 novel fiksi sejak pertengahan tahun 2025.
Penerapan Sistem Groff untuk Pengetikan Buku
Kedua cerita tersebut ditata menggunakan groff, sebuah sistem typesetting lengkap yang biasanya dipakai untuk merender halaman manual pada terminal Linux. Daya tarik utama groff bagi penulis adalah ukurannya yang relatif kecil dan kinerjanya yang cepat dalam menghasilkan keluaran berkualitas tinggi. Proses pembuatan dokumen setebal 50 halaman hanya membutuhkan waktu sekitar 700 milidetik pada komputer lamanya, sementara dokumen 120 halaman memakan waktu 1,6 detik.
Ia membuat paket makro sendiri yang berukuran sangat kecil tanpa daftar isi, referensi silang, diagram, atau blok kode, melainkan hanya teks mengalir dengan beberapa penekanan kata. Makro tersebut mencakup perintah .SH untuk judul bab dengan jenis huruf Helvetica, .PP untuk inden gantung yang lazim digunakan dalam buku berbahasa Jerman, serta .LP untuk ruang kosong antarparagraf.
Pengaturan Halaman dan Perangkap dalam Groff
Pengaturan nomor halaman dan footer dilakukan dengan mendefinisikan ukuran footer dalam sebuah register dan memasang perangkap pada bagian bawah halaman. Penulis juga menonaktifkan jarak spasi antar-kalimat tambahan yang tidak lazim dalam tradisi buku Jerman menggunakan permintaan khusus yang mengatur spasi antar-kalimat menjadi nol, serta mengaktifkan aturan pemenggalan kata bahasa Jerman.
Untuk mempermudah proses kreatif, cerita kedua dikonversi terlebih dahulu ke format mirip Markdown sederhana yang kemudian diproses menggunakan potongan kode Perl untuk menggantikan tanda kutip tipografi dengan guillemets. Hasil akhirnya tetap berupa kode groff yang dapat ditulis dengan lebih nyaman dan dilengkapi penyorotan sintaksis di editor teks Vim.
Lingkungan Penulisan dan Proses Kreatif
Dalam proses penulisan, ia menggunakan plugin Goyo untuk Vim guna menyembunyikan hampir seluruh elemen antarmuka pengguna, dipadukan dengan mode layar penuh pada jendela terminal agar tercipta suasana menulis bebas gangguan. Ia memilih metode pembungkusan teks keras (hard-wrapped text) yang dikelola dengan tombol pintasan khusus di Vim untuk merapikan paragraf.
Meskipun mengakui masih banyak kekurangan dalam hal alur cerita, tempo, dan detail penulisan yang baru disadari setelah membaca ulang keseluruhan naskah selama tiga jam, ia merasa sangat menikmati proses mendalam tersebut. Untuk saat ini, ia tidak berniat menerbitkan karya-karya fiksi tersebut ke publik dan menegaskan bahwa seluruh proses penulisan dilakukan sepenuhnya tanpa bantuan kecerdasan buatan.
Sumber: Hacker News: Front Page







