Inggris berada di ambang tersingkir dari turnamen Piala Dunia setelah meraih kemenangan yang diwarnai banyak kesalahan melawan Papua Nugini. Hasil tersebut hampir dipastikan tidak akan mencukupi dalam perhitungan akhir grup.
Upaya Mengejar Selisih Poin
Sejak kekalahan pembuka melawan Tonga, target Inggris dalam dua pertandingan grup tersisa adalah meraih kemenangan besar untuk menjaga peluang lolos ke babak empat besar. Target tersebut sempat berjalan lancar saat mereka menghancurkan Prancis dengan skor 82-0 dan memimpin 22-0 dalam 22 menit pertama berkat try dari Matty Ashton, AJ Brimson, Dominic Young, serta Harry Smith.
Kendati pelatih kepala Brian McDermott telah meminta para pemainnya untuk bermain sabar menjelang laga ini, situasi justru memburuk setelah itu. Rentetan kesalahan kehilangan penguasaan bola dan hukuman penalti membangkitkan kembali semangat Papua Nugini, hingga Dudley Dotoi dan Gairo Voro sukses mencetak try bagi tim Kumuls ketika Inggris kehilangan kendali.
Puncaknya terlihat ketika center Inggris Herbie Farnworth kehilangan bola saat berlari menuju garis try, sesaat sebelum Mikey Lewis menambah angka menyusul upaya Morgan Knowles di babak kedua. Inggris tercatat melakukan 21 kesalahan dan hanya mencatatkan tingkat penyelesaian 57 persen, penampilan yang jauh dari standar kompetisi level ini.
Skenario Tipis Menuju Babak Empat Besar
Performa yang jauh berbeda dibanding saat menghadapi Prancis ini membuat Inggris kini hanya bisa melangkah ke babak empat besar jika Tonga mengalahkan Samoa dengan selisih lebih dari 46 poin. Meskipun tim asuhan Kristian Woolf dikenal tangguh, skenario tersebut dinilai sangat kecil kemungkinannya mengingat mereka takluk 34-6 dari Samoa pada tahun sebelumnya di Brisbane serta belum pernah menang atas tetangga mereka itu sejak 2018.
Di tengah kekecewaan atas peluang yang terbuang, AJ Brimson tampil sebagai pemain terbaik pertandingan berkat kontribusinya di lini serang dan bertahan. Sepanjang pertandingan, ia konsisten memberikan opsi tambahan dalam serangan, melakukan sejumlah tekel krusial, mencatatkan statistik perolehan meter yang impresif, serta menghadirkan kreativitas bagi tim Inggris.
Sumber: BBC Sport








