Teknologi

The New York Times Incar Letterboxd Senilai Rp5,2 Triliun

The New York Times Incar Letterboxd Senilai Rp5,2 Triliun
Daftar Isi
  1. Rencana Akuisisi dan Kelanjutan Layanan
  2. Profil dan Kinerja Letterboxd
  3. Model Bisnis dan Prospek

Perusahaan induk The New York Times dikabarkan berada dalam tahap negosiasi eksklusif untuk mengakuisisi platform komunitas film daring Letterboxd. Nilai transaksi yang sedang dibahas dalam rencana pembelian ini dilaporkan mencapai sekitar USD330 juta atau setara dengan Rp5,2 triliun.

Rencana Akuisisi dan Kelanjutan Layanan

Angka penawaran tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kisaran USD250 juta yang sempat beredar sebelumnya pada tahun ini. Menurut laporan dari The New York Times, diskusi terkait transaksi ini masih terus berlangsung dan berpotensi mengalami kegagalan sebelum mencapai kata sepakat.

Jika kesepakatan tercapai, Letterboxd disebut akan tetap menjalankan kegiatan operasionalnya sebagai situs mandiri untuk masa mendatang. Kendati demikian, perusahaan pemilik The New York Times berencana memasukkan teknologi iklan milik mereka ke dalam sistem operasional Letterboxd. Pihak The New York Times Company sendiri enggan memberikan konfirmasi resmi mengenai pemberitaan tersebut.

Profil dan Kinerja Letterboxd

Mengusung slogan penemuan film sosial, Letterboxd memfasilitasi para penggunanya untuk menyusun daftar tontonan, buku harian, catatan, penilaian, serta ulasan film sambil mengikuti aktivitas anggota lainnya. Layanan ini sering kali disetarakan dengan Goodreads, tetapi khusus untuk medium film. Meskipun jumlah penggunanya relatif kecil yakni sekitar 30 juta anggota, platform tersebut memiliki pengaruh besar dengan basis komunitas yang sangat aktif, termasuk sejumlah tokoh terkemuka seperti sutradara Martin Scorsese.

Perusahaan investasi asal Kanada, Tiny, sempat mengakuisisi 60 persen saham Letterboxd pada tahun 2023. Namun, pada Juli tahun ini, mereka mulai mencari pembeli dengan valuasi di angka USD250 juta. Sejumlah raksasa Hollywood seperti Netflix, Paramount, dan Sony Pictures sempat dikabarkan masuk dalam daftar peminat potensial pada saat itu.

Model Bisnis dan Prospek

The New York Times Company kini muncul sebagai calon pembeli terdepan dengan penawaran harga yang lebih tinggi. Perusahaan penerbitan tersebut dinilai sebagai pembeli yang lebih ideal karena tidak memicu benturan kepentingan layaknya studio-studio film Hollywood. Selain itu, mereka memiliki kemiripan model bisnis yang mengandalkan kombinasi pendapatan dari iklan dan langganan.

Situs web The New York Times saat ini mencatat 13,8 juta pelanggan dan menargetkan pencapaian 15 juta pelanggan hingga akhir tahun depan. Sebagian besar trafik situs tersebut didorong oleh permainan teka-teki seperti Wordle, rubrik resep masakan, serta situs olahraga The Athletic. Kehadiran Letterboxd dinilai dapat melengkapi ekosistem tersebut dengan menyediakan alternatif cara bagi pembaca dalam menemukan dan menjelajahi dunia perfilman.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *