Otomotif

7 Mesin 4-Silinder Tanpa Turbo yang Punya Tenaga Setara V6

7 Mesin 4-Silinder Tanpa Turbo yang Punya Tenaga Setara V6
Daftar Isi
  1. BAC Mono R
  2. Honda S2000 AP1
  3. BMW M3 E30
  4. Ford Escort Mk1 RS oleh Boreham Motorworks
  5. Alfa Romeo 1750 GT Am
  6. Honda Civic FD2 Mugen RR
  7. Porsche 968 Club Sport

Mesin pembakaran internal tanpa turbo atau aspirasi natural selalu menarik perhatian para pencinta otomotif di seluruh dunia. Meskipun mesin 12-silinder atau 8-silinder sering diandalkan untuk menghasilkan tenaga besar, mesin 4-silinder juga mampu memberikan performa luar biasa di bawah kap mobil.

BAC Mono R

Kendaraan ini memiliki bobot sekitar 557 kilogram yang terbagi merata di antara roda, serta mengusung mesin 4-silinder berkapasitas 2,5 liter yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 343 daya kuda. Berdasarkan laporan Jalopnik, Mono R sanggup melesat dari nol hingga 62 mil per jam dalam waktu 2,5 detik dengan kecepatan puncak mencapai 170 mil per jam. Mesin tersebut memiliki batas putaran mesin hingga 8.800 rpm yang dipadukan dengan transmisi sekuensial enam percepatan. Mono R menghasilkan 137 daya kuda per liter, yang melampaui kemampuan mobil hypercar Porsche 918 Spyder.

Honda S2000 AP1

Mobil sport dua penumpang ini dikenal luas berkat mesin berkapasitas 2,0 liter 4-silinder dengan teknologi VTEC yang memiliki batas putaran mesin hingga 9.000 rpm. Versi asli F20C mampu menghasilkan tenaga sebesar 247 daya kuda. Angka spesifik 123 daya kuda per liter tersebut sempat memegang rekor untuk mesin produksi aspirasi natural selama sekitar satu dekade sebelum akhirnya digantikan oleh Ferrari 458 Italia. Pada batas putaran tertingginya, kecepatan rata-rata piston S2000 bahkan melampaui kemampuan mesin Formula 1 pada masa itu.

BMW M3 E30

Sebagai ikon klasik dari akhir dekade 1980-an hingga awal 1990-an, BMW M3 E30 mendominasi ajang balap mobil touring dengan meraih gelar juara di Inggris, Prancis, Jerman, hingga tingkat dunia. Selama karier balapnya di Grup A, mobil ini diperkirakan memenangi lebih dari 1.400 balapan di seluruh dunia. Jantung pacu kendaraan ini menggunakan mesin 4-silinder S14 yang pada versi balapnya sanggup mencapai tenaga 360 daya kuda serta terkenal akan ketahanannya di ajang Nürburgring 24 Hours.

Ford Escort Mk1 RS oleh Boreham Motorworks

Proyek pembaruan dari perusahaan asal Inggris ini menggunakan basis Ford Escort RS generasi pertama yang berbobot di bawah 2.000 pon dan berpenggerak roda belakang. Mesin yang dinamai TEN-K sanggup berputar hingga 10.000 rpm dan menghasilkan tenaga 325 daya kuda dari kapasitas 2,1 liter tanpa bantuan turbocharger. Mesin ini hanya berbobot 84 kilogram, menjadikannya salah satu pencapaian rekayasa teknik modern yang paling mengagumkan.

Alfa Romeo 1750 GT Am

Mobil hasil evolusi balap touring akhir 1960-an ini mengandalkan mesin 2,0 liter yang menghasilkan 210 daya kuda dengan bobot kendaraan hanya sekitar 2.072 pon. Kendaraan tersebut sukses menjuarai Kejuaraan Mobil Touring Eropa tahun 1970 dengan kemenangan di Monza, Nürburgring, dan Zandvoort. Penerusnya, yaitu 2000 GT Am, kemudian mendulang gelar pabrikan pada tahun 1971 setelah mendominasi sirkuit Paul Ricard dan Spa-Francorchamps.

Honda Civic FD2 Mugen RR

Model edisi terbatas ini menggunakan mesin 4-silinder K20A milik FD2 Type R standar yang telah mendapat peningkatan pada bagian noken as, saluran udara yang lebih besar, serta per klep yang lebih kaku. Sentuhan tersebut menghasilkan tenaga sekitar 240 daya kuda pada kendaraan penggerak roda depan yang sanggup mencapai kecepatan 62 mil per jam dalam waktu kurang dari 6 detik. Mobil yang diproduksi sebanyak 300 unit khusus untuk pasar Jepang ini juga mencatatkan waktu putaran yang impresif di sirkuit Tsukuba.

Porsche 968 Club Sport

Diluncurkan pada tahun 1993, Porsche 968 CS mengusung mesin 4-silinder berkapasitas 3,0 liter yang merupakan salah satu mesin empat silinder terbesar untuk mobil jalan raya. Diberi nama M44/43, mesin tersebut memproduksi tenaga 236 daya kuda dan sanggup melaju hingga kecepatan 160 mil per jam. Teknologi VarioCam pada mesin ini dioptimalkan untuk memaksimalkan torsi pada putaran mesin rendah hingga menengah serta meningkatkan tenaga pada putaran tinggi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *