Harga bahan bakar minyak di Amerika Serikat melonjak tinggi dengan rata-rata bensin mencapai USD4,29 per galon dan solar menembus USD6,35 per galon. Di tengah kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat, Presiden Donald Trump justru membanggakan keuntungan besar yang diraup perusahaan minyak dan gas akibat perang yang terjadi.
Keuntungan Raksasa Migas
Berdasarkan laporan CBS News, Trump menyampaikan kebanggaan tersebut dalam sebuah acara publik. Perusahaan-perusahaan energi besar seperti Shell dan Chevron telah melaporkan tambahan keuntungan fantastis pada kuartal kedua 2026, di saat sentimen konsumen berada di titik terendah dalam tiga dekade terakhir menurut catatan Axios.
Dalam pidatonya yang dilansir CBS, Trump menyatakan bahwa bisnis minyak dan gas serta negara meraup ratusan miliar dolar akibat situasi yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia juga mengeklaim harga minyak saat ini bersifat sementara dan akan segera turun drastis setelah perang berakhir karena cadangan minyak yang melimpah di Selat Hormuz.
Kenaikan Kekayaan Pribadi Presiden
Pernyataan tersebut memicu kritik karena pemerintah federal dan industri swasta merupakan entitas yang berbeda, di mana kekayaan korporasi tidak mencerminkan kesejahteraan seluruh rakyat Amerika. Lebih lanjut, laporan CBS yang bersumber dari data Komite Ekonomi Gabungan Kongres dari Partai Demokrat mengungkapkan bahwa kepemilikan saham pribadi Trump di sektor minyak dan gas mengalami peningkatan nilai yang signifikan.
Portofolio migas pribadi Trump kini bernilai antara USD22,5 juta hingga USD81,6 juta, naik dari kisaran USD12,6 juta hingga USD46 juta pada akhir 2025. Saham yang dipegang presiden tercatat mengalami lonjakan nilai rata-rata sebesar 43 persen sejak akhir tahun lalu.
Data tersebut menunjukkan bahwa Trump membeli saham minyak dan gas senilai antara USD4,7 juta hingga USD17,5 juta sejak perang dimulai pada Maret hingga akhir Agustus, sementara ia juga menjual saham senilai USD2 juta hingga USD5,4 juta dalam kurun waktu yang sama. Penyelidikan lebih lanjut melalui investigasi kongres diperlukan untuk memastikan dugaan perdagangan orang dalam, yang bergantung pada hasil pemilihan paruh waktu mendatang.







