Setiap tahun pada musim gugur, Pulau Corvo di Azores memadamkan seluruh lampu penerangan publik selama beberapa malam guna membantu anak burung Cory’s shearwater terbang menuju samudra dengan panduan bintang. Sekitar 450 penduduk pulau terkecil dan paling utara di kepulauan Azores, Portugal, ini secara sukarela mematikan lampu demi mengatasi dampak buruk cahaya buatan.
Sejarah Penyelamatan Burung Laut
Inisiatif ini bermula pada tahun 1991 ketika warga setempat menyadari kematian massal pada anak burung shearwater. Burung-burung muda tersebut menghabiskan waktu tiga bulan di sarang sebelum mencoba penerbangan perdana ke laut dengan mengandalkan orientasi dari bintang.
Namun, banyak burung muda yang mengalami kebingungan fatal akibat cahaya buatan dari lampu jalan, sehingga mereka akhirnya menabrak jalan-jalan sempit di Vila do Corvo. Masyarakat setempat mulai melakukan penyelamatan pada malam hari dengan menyusuri desa dalam kondisi gelap gulita, yang kemudian menginspirasi pemerintah Azores meluncurkan kampanye “SOS Cagarro” untuk delapan pulau lainnya pada tahun 1995.
Dalam perkembangannya, Perhimpunan Studi Burung Portugal (SPEA) turut bergabung untuk membantu memperluas jangkauan proyek tersebut. Hingga saat ini, Pulau Corvo tetap menjadi satu-satunya pulau yang melaksanakan pemadaman total penerangan publik agar burung-burung dapat menemukan jalannya ke samudra tanpa gangguan cahaya buatan.
Proses Penyelamatan dan Dampak Konservasi
Saat pulau tenggelam dalam kegelapan dan bintang-bintang terlihat dengan jelas, burung-burung mulai perjalanan mereka sementara warga berjalan melalui Vila do Corvo untuk menemukan serta menyelamatkan burung yang terjatuh. Burung-burung yang berhasil diselamatkan akan ditempatkan di dalam kotak kardus semalam penuh untuk memulihkan diri.
Keesokan harinya, burung-burung tersebut dilepaskan dari tebing dekat samudra agar mereka memiliki kesempatan kedua untuk mencapai air yang menjadi habitat baru mereka. Kampanye ini mencatat lebih dari 30.000 anak burung Cory’s shearwater telah berhasil diselamatkan di Azores sejak tahun 2015, dengan sekitar 6.000 ekor di antaranya diselamatkan di Pulau Corvo saja.
Sumber: Environment | The Guardian







