Daftar Isi
Tren kendaraan crossover bergaya off-road untuk akhir pekan kini tengah digemari para produsen otomotif global, mulai dari Honda dengan TrailSport, Subaru dengan Wilderness, hingga Toyota dengan TRD. Tidak ingin ketinggalan, pabrikan asal Korea Selatan Hyundai turut mengembangkan sub-merek off-road miliknya sendiri yang dinamai XRT, singkatan dari Extreme Rugged Terrain.
Evolusi Lini XRT dari Paket Tampilan ke Kemampuan Nyata
Awalnya, lini XRT hadir sebatas paket tampilan dan estetika pada kendaraan seperti Palisade generasi pertama serta Tucson dan Santa Fe generasi keempat. Seiring waktu, konsep tersebut berkembang dengan menawarkan perubahan gaya disertai peningkatan kemampuan saat menghadapi medan bergelombang, yang kini semakin ditegaskan melalui peluncuran trim XRT Pro pada Palisade dan Tucson generasi kelima mendatang. Namun, berdasarkan pengalaman berkendara di pedesaan Missouri yang diuji coba langsung setelah diundang oleh pihak Hyundai, performa XRT dinilai belum sepenuhnya setara dengan para pesaing terdepannya, seperti dilaporkan oleh Jalopnik.
Dalam pengujian tersebut, baik Palisade XRT Pro maupun Santa Fe XRT sebenarnya mampu melibas seluruh rintangan yang disajikan di jalur yang cukup ekstrem. Kendati demikian, keduanya dinilai kurang memiliki kestabilan yang mantap jika dibandingkan dengan Honda Passport TrailSport yang diuji pada lintasan lebih menantang. Selain itu, masalah ban turut menjadi catatan di mana Santa Fe XRT mengandalkan ban Continental TerrainContact A/T yang lebih halus dibandingkan ban General Grabber A/T Sport milik Honda, sehingga memicu selip roda yang lebih sering.
Uji Performa di Jalur Ekstrem
Palisade XRT Pro menunjukkan kemampuan yang lebih unggul di antara keduanya berkat keberadaan diferensial selip terbatas elektronik di bagian belakang serta kamera 360 derajat yang membantu pengendara mengatasi ukuran bodinya yang besar. Kendati berhasil melewati berbagai rintangan tanpa kendala berarti dengan dukungan jarak terendah ke tanah setinggi 8,4 inci, kendaraan berbobot 2.075 kilogram itu tidak sepenuhnya nyaman di medan berat. Transmisi otomatis 8 percepatan buatan Hyundai menunjukkan gejala kepanasan ketika diuji menggunakan mode pengendaraan pasir, yang ditandai dengan munculnya suara merengek serta bau transmisi panas di udara.
Di sisi lain, Santa Fe XRT mengandalkan mesin 4 silinder segaris 2,5 liter turbocharged yang menghasilkan tenaga 277 tenaga kuda dan torsi 311 pon-kaki. Meskipun tidak memiliki diferensial selip terbatas elektronik seperti Palisade, keunggulan torsi bawah pada Santa Fe memberikan kemudahan lebih besar saat harus keluar dari situasi sulit di jalur tanah. Dari segi kenyamanan, Santa Fe terasa jauh lebih berorientasi utilitas ketimbang kemewahan jika dibandingkan dengan Palisade XRT Pro yang dibanderol dengan harga lebih tinggi.
Masa Depan Lini XRT
Saat ini terdapat empat model XRT yang dipasarkan, termasuk Santa Cruz XRT dan Ioniq 5 XRT yang dinilai lebih menonjolkan aspek gaya daripada performa fungsional. Walaupun seluruh model tersebut telah dilengkapi ban segala medan, peningkatan jarak ke tanah, kapasitas derek yang lebih besar, serta kait pemulihan depan, kemampuan mereka masih berada di bawah lini TrailSport milik Honda maupun Wilderness milik Subaru.
Hyundai menjanjikan bahwa produk berikutnya yang berbasis Tucson generasi kelima akan menjadi model terbaik mereka dengan menyertakan pelindung bawah bodi, ban segala medan, jarak ke tanah 8,3 inci, dan perangkat lunak off-road anyar bernama Smart Terrain Assist. Perangkat lunak tersebut dirancang untuk menganalisis medan di depan, menentukan traksi, serta memandu pengemudi melalui zona aman berwarna hijau, oranye, atau merah. Selain itu, tim yang sama saat ini sedang mengembangkan SUV body-on-frame Hyundai Boulder untuk pasar Amerika Serikat.
Meskipun divisi XRT saat ini dinilai masih terlalu fokus pada estetika alih-alih performa murni, pengalaman membuktikan bahwa Hyundai memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam mengembangkan divisi performa N maupun lini kendaraan mewah Genesis. Ketika Hyundai menetapkan sebuah fokus, pabrikan tersebut diyakini mampu mewujudkannya dengan cepat, termasuk membawa XRT menuju jajaran terdepan industri otomotif.








