Otomotif

Mobil Listrik Dominasi Final Car of Europe 2027

Mobil Listrik Dominasi Final Car of Europe 2027
Daftar Isi
  1. Dominasi Total Kendaraan Listrik
  2. Absennya Merek Asal China
  3. Peluang Para Kandidat Pemenang

Daftar pendek untuk penghargaan Car of the Year (COTY) 2027 di Eropa mencetak sejarah baru karena seluruh finalisnya merupakan kendaraan listrik murni. Ketujuh mobil yang masuk dalam daftar tersebut berhasil menyisihkan puluhan kandidat lain dari berbagai jenis penggerak.

Dominasi Total Kendaraan Listrik

Meskipun mobil listrik pernah beberapa kali meraih kemenangan sejak penghargaan ini dimulai pada tahun 1964, baru kali ini seluruh tujuh besar finalis dikuasai sepenuhnya oleh kendaraan listrik. Sebelumnya, Nissan Leaf pernah menang pada 2011, disusul Jaguar I-Pace pada 2019, serta Mercedes CLA pada 2026 yang tersedia dalam pilihan listrik dan hibrida.

Sebanyak 65 juri dari 25 negara di Eropa menyaring daftar tersebut dari 38 kontestan awal. Ketujuh mobil listrik yang lolos adalah BMW iX3 Neue Klasse, Cupra Raval, Hyundai Ioniq 3, Kia EV2, Renault Twingo, Volkswagen ID Polo, dan Volvo EX60. Mereka mengungguli sejumlah model seperti Renault Clio, Mercedes GLC, Polestar 5, Honda Prelude, Toyota RAV4, dan Audi A2 e-tron.

Beberapa model yang tersisih di antaranya adalah Volkswagen T-Roc yang sebelumnya sering memuncaki tangga penjualan di Eropa, serta Skoda Epiq yang merupakan kerabat dekat ID Polo. Para juri dijadwalkan menguji ketujuh finalis tersebut di fasilitas uji coba Stellantis Balocco dekat Milan pada bulan November, dan pemenangnya akan diumumkan dalam ajang Brussels Motor Show pada tanggal 8 Januari.

Absennya Merek Asal China

Ketiadaan mobil buatan China dalam daftar finalis menjadi sorotan tersendiri mengingat pangsa pasar kendaraan asal negeri tirai bambu tersebut di Eropa kini telah mencapai satu dari setiap sepuluh mobil yang terjual. Padahal, pada daftar awal yang berisi 38 kontestan, terdapat delapan model dari China.

Model-model yang sempat masuk bursa awal mencakup BYD Dolphin G, sedan Denza Z9GT, serta B05 dan B03X dari usaha patungan Stellantis bersama Leapmotor. Merek MG juga turut menyertakan tiga kendaraan yaitu IM5, MG4 Urban, dan MGS6, namun semuanya gagal melaju ke babak akhir.

Kendati demikian, Volvo EX60 yang masuk dalam daftar final memiliki keterkaitan erat dengan China karena merek Volvo dimiliki oleh perusahaan asal China, Geely, meskipun SUV tersebut dirakit di pabrik Torslanda, Swedia.

Peluang Para Kandidat Pemenang

Secara historis, para juri di Eropa kerap memilih model-model yang terjangkau, meskipun mobil premium dan mewah juga sempat keluar sebagai pemenang seperti Porsche 928 pada tahun 1978. Jika tren tersebut berlanjut, Volkswagen ID Polo dan varian sempalan Cupra Raval diprediksi menjadi pesaing kuat.

Renault Twingo yang dibanderol dengan harga lebih murah juga berpotensi besar merebut posisi puncak, menyusul jejak model EV Renault Scenic dan 4 yang masing-masing keluar sebagai pemenang pada tahun 2024 dan 2025.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *